Rabu, 24 November 2010

FISIOLOGI ENDOKRIN

FISIOLOGI ENDOKRIN
Endokrinologi yaitu cabang ilmu biologi yang membahas tentang hormon dan aktivitasnya.
Hormon yaitu satu dari sistem komunikasi utama dalam tubuh meskipun kadarnya hanya dalam jumlah yang sangat kecil namun dapat menjalankan atau menghentikan proses-proses metabolik, hormon juga merupakan senyawa kimia yang ada dalam darah dengan kadar yang sangat rendah, fungsinya mengatur metabolisme jaringan, di sekresi langsung oleh sel khusus.

SISTEM ENDOKRIN
Hewan vertebrata dan invertebrata mempunyai sistem neuroendokrin yaitu sistem saraf yang bekerja sama secara koperatif, fungsinya dalam tubuh sebagai pengendali dan koordinasi.
Perbedaan cara kerja sistem saraf dan sistem endokrin :
Transmisi elektrik
Waktu respons cepat
Pada sistem endokrin
Transmisi kimia
Waktu respon lambat.

Aktivitas Kehidupan Kerja Hormon dengan Sistem Saraf.
Perkembangan 6. Komposisi darah
Pertumbuhan 7. Regenerasi
Peredaran darah 8. Pengeluaran
Denyut jantung 9. Reproduksi
Osmoregulasi 10. Pergantian kulit

Kerja Hormon Berdasarkan Konsep Klasik
Aktivitas tubuh dan hormon yang mengendalikannya
Pencernaan tubuh dan fungsi metabolik yang terkait dikendalikan oleh hormon sekretin, gastrin, insulin, glukagon, tiroksin, noradrenalin dan hormon dari korteks adrenal.
Osmoregulasi, pengeluaran dan metabolisme air dan garam dikendalikan oleh hormon prolaktin, Vasoperin, aldosteron.
Metabolisme kalsium dikendalikan oleh hormon paratiroid, kalsitonin.
Pertumbuhan dan perubahan morfologis dikendalikan oleh hormon pertumbuhan, androgen, dari korteks,adrenal, tiroksin (untuk metamorfosis amfibi).
Organ dan proses reproduksi dikendalikan oleh hormon FSH, LH, esterogren, progesteron, prolaktin, dan Testosteron.

Komponen Penyusun Organ Endokrin
Sel neurosekretorin terdapat pada hewan tingkat rendah dan hewan tingkat tonggi.
Sel endokrin sejati terdapat pada invertebrata dan vertebrata.

KLASIFIKASI HORMON
Berdasarkan struktur kimia
Hormon protein
Hormon steroid
Hormon asam amino
Zat kimia yang menyerupai hormon


Berdasarkan fungsi
Hormon perkembangan
Hormon metabolisme
Hormon trofik adalah hormon yang dihasilkan oleh suatu sistem yang merangsang kelenjar endokrin untuk menghasilkan hormon.
Hormon pengatur metabolisme adalah hormon yang mengatur homeostatik mineral dan konservasi air tubuh.
Hormon pengatur sistem kardiovaskuler adalah hormon yang mengatur aktivitas konduksi dan kontraksi jantung.

Sintesis Hormon dan Pengaturannya
Tahapan proses sintesis hormon :
Tahap pertama : hormon disintesis di dalam RE kasar yang terdiri dari poliribosom dan melekat pada kantung
Tahap kedua : melalui sintesis ini hormon dihantar ke dalam aparatus golgi baik secara langsung dengan menembus membran aparatus golgi atau dengan cara membentuk vesikel (elemen transisi) dan selanutnya elemen transisi ini akan masuk ke aparatus golgi.
Tahap ketiga : di dalam aparatus golgi, dibentuk butir-butir sekretoris yang mengandung hormon yang masih sedikit, selanjutnya seiring dengan waktu akan menjadi dewasa.
Tahap keempat : stelah dewasa, butir-butir skretoris ini kemudian di hantar ke arah membran plasma dengan butir-butir skretoris dan akhirnya akan terjadi sekresi hormon yang terdapat di dalamnya dengan jalan eksositoris ke dalam cairan ekstraseluler.

Sitem Endokrin Pada Hewan Invertebrata
Tidak mempunyai organ sekretori hormon yang tugasnya di dalam sel neurosekretoris
Fungsinya sebagai pertumbuhan perkembangan, regenerasi, reproduksi, osmoregulasi, laju denyut jantung, komposisi darah, pergantian kulit

Sitem Endokrin Pada Hewan Vertebrata
Hipotolamus (kelenjar induk) yaitu bagian dari otak yang tumbuh dan berkemang dari tabung neural yang berperan dalam mempertemukan sistem saraf dan endokrin serta berfungsi mengendalikan kelenjar pituitarin.
Pituitari yaitu pituitari yang terletak di bawah dasar otak dan bergantung kepada sebuah tangkai, bekerja di bawah pengaruh hipotalamus dan berfungsi mengendalikan kelenjar endokrin.
Kelenjar endokrin tepi yaitu organ endokrin di luar hipotalamus dan pituitari.

Hormon-Hormon
Oksitosin berfungsi memacu kontraksi rahim selama mel;ahirkan dan pengeluaran air susu dari kelenjar susu
Hormon pertumbuhan berfungsi sebagai perangsang pertumbuhan dan metabolisme karbohidrat, lipid dan protein.
Hormon pemacu tiroid yaitu hormon yang merangsang kelenjar tiroid (kelenjar gondok.
Vasopresin atau hormon antidiuretik (ACTH), hormon ini memacu pembentukan dengan pengeluaran hormon steroid di korteks adrenal.
Gonadotropin (LH dan FSH), hormon ini merangsang pembentukan ovum dan sperma, serta sejumlah fungsi reproduktif lainnya.
Prolaktin, hormon ini merangsang pembentuka pengeluaran hormon steroid air susu setelah melahirkan.

Hubungan Sistem Endokrin Dengan Metabolisme Gula Darah
Kadar gula dalam darah juga dikendalikan oleh hormon, terutama hormon insulin dan glukogen
Hormon insulin dihasilkan oleh sel-sel beta dan pankreas dan sangat penting untuk menurunkan kadar gula dalam darah.
Insulin meningkatkan kecepatan transpor glukosa melalui membran sel hati. Dalam sel hati gula akan mengalami katabolisme atau disimpan.
Hormon insulin juga dapat meningkatkan aktifitas enzim glukokinase.
Kekurangan insulin dalam tubuh akan menrunkan tingkat katabolisme glukosa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar